Panduan Funded Account Risk Management agar Tidak Melanggar Drawdown

Last updated: 11/05/2026

Berapa persen risiko ideal untuk funded account? Gunakan sekitar 0,5–1% per trade, batasi total risiko harian sekitar 1–2%, dan jangan memakai seluruh batas daily loss yang diberikan prop firm sebagai anggaran trading. Jika aturan akun menetapkan daily loss 5%, buat batas pribadi yang lebih rendah agar spread, slippage, komisi, dan floating loss tidak langsung menyebabkan pelanggaran.

Panduan funded account risk management ini membahas cara menentukan persentase risiko, menghitung ukuran posisi, menjaga daily drawdown, dan membuat aturan trading yang bisa dipakai selama challenge maupun setelah funded.

Di Indonesia, minat terhadap program funded trading terus tumbuh secara signifikan. Berdasarkan analisis PropFirmApp, volume pencarian kata kunci “prop firm” dari Indonesia meningkat hampir 5 kali lipat dalam 12 bulan terakhir, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan paling pesat di dunia.

Tren ini turut mendorong bertambahnya jumlah funded trader Indonesia yang aktif mencari platform prop trading dengan aturan fleksibel dan sistem bagi hasil yang transparan.

Namun, trader retail umumnya berfokus pada satu pertanyaan: “Di mana saya harus masuk posisi?” Sementara trader profesional berfokus pada pertanyaan yang jauh lebih penting: “Berapa risiko yang siap saya tanggung jika posisi ini tidak berhasil?”

Perbedaan cara pandang inilah yang membedakan trader yang bertahan selama bertahun-tahun dengan trader yang kehilangan biaya challenge dalam beberapa hari pertama.

Kalau kamu masih lebih sering bertanya “di mana harus masuk” dibanding “berapa risiko yang siap ditanggung”, itulah titik awal yang paling jujur untuk mulai memperbaiki pendekatan trading.

Sejumlah publikasi industri menyatakan bahwa risiko kecil per trade berkaitan dengan peluang bertahan yang lebih baik. Namun, angka kelulusan dan penyebab pelanggaran dapat berbeda menurut prop firm, periode pengamatan, serta metode perhitungan. Karena itu, verifikasi sumber primer sebelum memakai statistik sebagai dasar keputusan.

Inilah alasan mengapa kami di WeMasterTrade menempatkan disiplin manajemen risiko sebagai pilar utama dalam setiap fase evaluasi maupun pengelolaan akun nyata.

Satu faktor teknis yang sering memperparah kondisi namun jarang dibahas adalah biaya spread.

Spread dapat melebar sebelum dan sesudah berita berdampak tinggi. Pelebaran spread, slippage, dan komisi bisa membuat kerugian aktual lebih besar daripada perhitungan awal.

Risk Management Ala Funded Trader Indonesia 1funded trader Indonesia“>Di WeMasterTrade, kami mendorong para funded trader Indonesia untuk menjadikan disiplin manajemen risiko sebagai fondasi utama dalam setiap tahap evaluasi maupun pengelolaan akun trading live.

Untuk trader yang menggunakan risiko 3% per trade, kombinasi spread yang melebar dan loss beruntun bisa menyentuh batas drawdown harian sebelum sesi trading pagi selesai.

Statistik Industri: Data yang Perlu Diketahui Sebelum Mulai

Indikator Data Sumber
Tingkat kelulusan evaluasi global 5–14% FPFX Technology, 2024—perlu verifikasi sumber primer
Trader yang mencapai tahap payout 7% dari total peserta FPFX Technology, 2024—perlu verifikasi sumber primer
Peluang lulus dengan risiko di bawah 2% per trade Diklaim 40% lebih tinggi QuantVPS, 2025—perlu verifikasi metodologi
Pelanggaran akun akibat emosi Diklaim 80% dari total pelanggaran ACY Securities, 2025—perlu verifikasi metodologi
Bagi hasil untuk trader di WeMasterTrade Hingga 90% setelah funded WeMasterTrade—cek ketentuan terbaru
Batas loss harian di WeMasterTrade Maksimum 5% WeMasterTrade—cek metode perhitungan terbaru

Batas drawdown keseluruhan di WeMasterTrade
Maksimum 10%
WeMasterTrade—cek ketentuan terbaru

Memahami Struktur Risiko di Prop Firm

Sebelum membicarakan strategi, pahami aturan akun yang berlaku. Setiap prop firm dapat memiliki target profit, daily loss, maximum loss, minimum trading days, aturan berita, dan metode drawdown berbeda. Jangan menganggap semua perusahaan memakai struktur yang sama.

Bagi yang baru memulai dan belum familiar dengan mekanisme ini, memahami apa itu prop firm secara menyeluruh sebelum mendaftar adalah langkah yang tidak bisa dilewati.

Dengan akun $100.000, target profit dan batas kerugian tidak otomatis sama. Nilainya bergantung pada program. Jika target profit 10% dan maximum loss 10%, target nominal dan ruang kerugian memang sama-sama $10.000, tetapi metode penghitungan drawdown dapat membuat ruang risiko aktual lebih kecil.

Di sinilah banyak funded trader Indonesia tersandung. Mereka terlalu bersemangat mengejar target hingga lupa bahwa setiap posisi agresif yang gagal mengurangi sisa batas drawdown.

Kegagalan evaluasi sering berkaitan dengan revenge trading, ukuran posisi berlebihan, overtrading, dan kesalahpahaman terhadap aturan drawdown. Besarnya kontribusi setiap faktor perlu dilihat dari data masing-masing prop firm.

Pola ini umumnya terjadi pada trader yang belum memiliki fondasi manajemen risiko yang kuat, dan inilah alasan mengapa belajar trading dari nol dengan urutan yang benar jauh lebih menentukan dibanding seberapa cepat seseorang masuk ke program pendanaan.

Di WeMasterTrade, batas Maximum Daily Loss dan Maximum Overall Loss harus mengikuti ketentuan program yang sedang berlaku. Trader wajib memeriksa apakah batas dihitung dari balance, equity, saldo awal hari, atau nilai tertinggi akun.

Struktur Risiko WeMasterTrade

Fitur
Detail

Batas loss harian
Maksimum 5% berdasarkan informasi artikel; verifikasi ketentuan terbaru

Batas drawdown keseluruhan
Maksimum 10% berdasarkan informasi artikel; verifikasi ketentuan terbaru

Bagi hasil Fase 2
30% dari profit berdasarkan informasi artikel

Bagi hasil setelah funded
Hingga 90% dari profit berdasarkan informasi artikel

Ukuran akun tersedia
$10.000 hingga $200.000 berdasarkan informasi artikel

Scale-up Plan
Hingga $500.000 dan lebih berdasarkan informasi artikel

Platform trading
MetaTrader 5

Leverage
Hingga 1:100 berdasarkan informasi artikel

Berapa Persen Risiko Ideal untuk Funded Account?

1. Gunakan Risiko 0,5–1% per Trade

Untuk sebagian besar challenge, rentang konservatif adalah 0,5–1% per trade. Trader baru, strategi dengan frekuensi tinggi, atau akun dengan drawdown ketat dapat memakai 0,25–0,5%. Risiko 1% bukan jaminan aman karena keamanan tetap bergantung pada batas akun, korelasi posisi, slippage, dan jumlah trade terbuka.

Contoh akun $50.000: risiko 0,5% setara $250 dan risiko 1% setara $500. Nilai tersebut adalah kerugian maksimum yang direncanakan jika stop loss tersentuh, termasuk estimasi komisi dan slippage.

Jika maximum overall loss akun adalah 10%, sepuluh loss penuh dengan risiko 1% akan menghabiskan seluruh batas tersebut. Jadi, sepuluh loss bukan kondisi “masih aman”. Gunakan buffer dan kurangi risiko sebelum mendekati drawdown.

Mengapa banyak trader gagal dalam trading?

Overtrading, ukuran posisi berlebihan, tidak memakai stop loss, dan keputusan emosional dapat mengikis modal. Persentase kegagalan yang sering dikutip berbeda menurut sumber dan tidak boleh dianggap sebagai angka universal.

Trader yang memasang risiko 3–5% per trade menghadapi risiko pelanggaran drawdown setelah sedikit loss beruntun. Tekanan psikologis juga meningkat saat kerugian nominal membesar.

Berbagai laporan industri mencatat peran emosi saat trader mengelola akun funded. Namun, trader tetap perlu menilai kualitas dan metodologi laporan sebelum mengandalkan angkanya.

Dalam konteks cara belajar trading, loss beruntun dapat memicu keputusan tidak rasional. Aturan tertulis dan batas kerugian pribadi membantu mencegah perubahan keputusan saat emosi meningkat.

Rentang 0,5–1% per transaksi dapat dipakai sebagai titik awal, lalu disesuaikan dengan data backtest, maximum losing streak, batas drawdown, dan toleransi risiko.

2. Batasi Total Risiko Terbuka dan Risiko Harian

Jangan menilai risiko setiap posisi secara terpisah. Tiga posisi dengan risiko 1% dapat menciptakan total risiko 3%. Jika posisinya berkorelasi, kerugian dapat terjadi bersamaan.

  • Batasi total risiko terbuka sekitar 1–2%.
  • Batasi kerugian harian pribadi sekitar 1–2%, walau batas resmi akun lebih besar.
  • Setelah dua loss penuh, hentikan trading atau turunkan risiko.
  • Hitung posisi berkorelasi sebagai satu kelompok eksposur.

3. Rasio Risiko Berbanding Imbal Hasil

Rasio 1:2 berarti potensi rugi satu unit untuk potensi laba dua unit. Rasio ini dapat membantu, tetapi tidak wajib untuk setiap strategi. Expectancy ditentukan oleh kombinasi win rate, rata-rata profit, rata-rata loss, dan biaya transaksi.

Contoh: dari 10 trade dengan win rate 50%, lima loss masing-masing -1R dan lima win masing-masing +2R menghasilkan +5R sebelum spread, komisi, slippage, dan pajak.

Penting mempertimbangkan dampak biaya terhadap rasio efektif. Jika stop loss dan target sangat dekat, spread serta komisi dapat mengubah rasio yang direncanakan.

4. Batasi Jumlah Trade Harian

Overtrading menambah eksposur dan biaya. Batas dua sampai tiga trade per hari dapat dipakai sebagai aturan awal, tetapi harus sesuai dengan strategi. Strategi frekuensi tinggi memerlukan batas berbasis risiko total, bukan hanya jumlah transaksi.

Jika sudah loss dua kali, tutup platform atau lakukan evaluasi sebelum entry berikutnya. Jika target harian tercapai, hindari menaikkan ukuran posisi untuk mengejar profit tambahan.

Simulasi Rasio Risiko vs Win Rate

Skenario Win Rate Rasio R:R Hasil 10 Trade Net Profit Catatan
Konservatif ideal 50% 1:2 5W (+10R) / 5L (-5R) +5R Sebelum biaya
Terkontrol 60% 1:2 6W (+12R) / 4L (-4R) +8R Sebelum biaya
RR rendah, WR tinggi 70% 1:1 7W (+7R) / 3L (-3R) +4R Sebelum biaya
RR tinggi, WR rendah 40% 1:3 4W (+12R) / 6L (-6R) +6R Sebelum biaya
Tanpa struktur risiko 60% 1:0,5 6W (+3R) / 4L (-4R) -1R Negatif sebelum biaya

Daily Drawdown: Ancaman Besar bagi Funded Trader

Daily drawdown dapat menyebabkan diskualifikasi walau strategi memiliki expectancy positif. Contoh: loss 3% pada pagi hari lalu loss tambahan 2% dapat menyentuh batas harian 5%. Perhitungan persis bergantung pada aturan akun.

Platform MetaTrader 5 memungkinkan pemantauan floating drawdown. Sebagian prop firm menghitung batas menggunakan ekuitas, sehingga floating loss bisa ikut dihitung sebelum posisi ditutup.

Artinya, floating loss dapat memicu pelanggaran jika aturan akun memakai equity-based drawdown.

Sebelum trading, periksa waktu reset harian, zona waktu server, metode drawdown statis atau trailing, perlakuan terhadap komisi dan swap, serta apakah posisi terbuka saat berita diperbolehkan.

  • Hindari trading saat kondisi emosi tidak stabil.
  • Waspadai berita berdampak tinggi karena spread dan slippage dapat meningkat.
  • Kurangi ukuran posisi setelah loss jika aturan sistem mengharuskannya.
  • Pasang notifikasi drawdown di platform.
  • Sisakan buffer dari batas resmi akun.

Klaim bahwa sistem akan menutup posisi otomatis pada batas tertentu harus diverifikasi dalam ketentuan program terbaru. Jangan mengandalkan auto-close sebagai pengganti stop loss.

Cara Menghitung Ukuran Posisi dengan Benar

Cara menghitung ukuran posisi untuk funded account risk managementSebelum masuk posisi, trader perlu menghitung ukuran lot sesuai modal, persentase risiko, nilai pip, dan jarak stop loss.

Rumus dasar: ukuran posisi = nominal risiko ÷ (stop loss dalam pip × nilai pip per lot).

Contoh EUR/USD: akun $10.000, risiko 1% atau $100, dan stop loss 20 pip. Jika nilai pip satu standard lot sekitar $10, ukuran posisi adalah $100 ÷ (20 × $10) = 0,5 lot.

Nilai pip dapat berbeda menurut instrumen, mata uang akun, harga, dan ukuran kontrak. Verifikasi dengan kalkulator posisi sebelum entry.

Ukuran Akun Risiko 1% Stop Loss Asumsi Nilai Pip 1 Lot EUR/USD Ukuran Lot
$10.000 $100 20 pip Sekitar $10 per pip 0,50 lot
$25.000 $250 25 pip Sekitar $10 per pip 1,00 lot
$50.000 $500 20 pip Sekitar $10 per pip 2,50 lot
$100.000 $1.000 30 pip Sekitar $10 per pip 3,33 lot
$200.000 $2.000 25 pip Sekitar $10 per pip 8,00 lot

Kesalahan Manajemen Risiko yang Paling Sering Dilakukan

Kesalahan Dampak Langsung Solusi
Menggandakan posisi saat rugi Risiko meningkat saat drawdown Gunakan ukuran posisi sesuai rencana
Masuk tanpa menghitung risiko Eksposur tidak terkontrol Hitung ukuran posisi sebelum entry
Trading tanpa stop loss Satu posisi dapat melanggar drawdown Pasang stop loss dan hitung slippage
Mengubah risiko secara impulsif Performa sulit dianalisis Tetapkan aturan perubahan risiko
Revenge trading Loss berantai Ambil jeda setelah loss
Tidak memahami ekuitas dan saldo Floating loss dapat memicu pelanggaran Pelajari metode drawdown akun

Manajemen Risiko Saat Sudah Profit

Manajemen risiko funded account saat sudah profitStrategi aman adalah menjaga risiko konsisten atau menurunkannya saat mendekati target.

Setelah mencapai 6–7%, godaan menaikkan ukuran posisi untuk mempercepat target dapat merusak hasil yang sudah dibangun.

Satu atau dua trade besar yang gagal bisa menghapus profit. Klaim statistik tentang konsistensi trader dan sistem kecerdasan buatan prop firm perlu didukung sumber primer sebelum dipublikasikan sebagai fakta umum.

Beberapa trader menurunkan risiko menjadi 0,25–0,5% setelah mencapai 70–80% target. Aturan ini harus diuji terhadap data strategi, bukan diterapkan tanpa evaluasi.

Psikologi dalam Manajemen Risiko

FOMO, overtrading, dan revenge trading dapat membuat trader mengabaikan batas risiko. Aturan mekanis membantu mengurangi keputusan impulsif.

  • Jangan memantau sisa target setiap jam.
  • Fokus pada kualitas eksekusi.
  • Catat kondisi emosi dalam jurnal.
  • Tetapkan aturan trading secara tertulis.
  • Lakukan tinjauan mingguan.

Checklist Manajemen Risiko Sebelum Setiap Entry

No. Item Verifikasi
1 Risiko per trade sesuai batas 0,5–1% atau lebih rendah Ya / Tidak
2 Ukuran posisi sudah dihitung Ya / Tidak
3 Rasio risk-reward dan expectancy sesuai sistem Ya / Tidak
4 Stop loss sudah ditentukan Ya / Tidak
5 Buffer drawdown harian masih cukup Ya / Tidak
6 Kondisi emosi stabil Ya / Tidak
7 Risiko berita, spread, dan slippage sudah diperiksa Ya / Tidak
8 Total risiko terbuka tidak melewati batas Ya / Tidak
9 Entry sesuai strategi Ya / Tidak
10 Jurnal trading siap diperbarui Ya / Tidak

Studi Kasus: Trader A vs Trader B

  • Trader A

Menggunakan risiko 3% per trade. Setelah dua loss, akun turun 6%. Posisi berikutnya berisiko melanggar daily loss atau maximum loss, bergantung pada aturan akun.

  • Trader B

Menggunakan risiko 0,5% per trade. Tiga loss penuh menghasilkan drawdown sekitar 1,5% sebelum biaya. Trader masih memiliki buffer dan dapat mengevaluasi sistem tanpa tekanan sebesar Trader A.

Contoh ini bersifat ilustratif, bukan bukti bahwa risiko kecil menjamin kelulusan. Hasil tetap bergantung pada expectancy strategi dan disiplin eksekusi.

Manajemen Risiko pada Fase Evaluasi dan Funded

Gunakan prinsip risiko yang konsisten pada kedua fase. Periksa apakah prop firm melarang strategi tertentu, menetapkan consistency rule, membatasi berita, atau menggunakan trailing drawdown.

Jangan mengubah ukuran posisi secara ekstrem setelah akun dinyatakan funded. Perubahan tersebut meningkatkan volatilitas hasil dan dapat bertentangan dengan profil risiko yang sudah diuji.

Mulai Perjalanan Funded Trader Bersama WeMasterTrade

Trader yang lolos challenge bukan selalu yang paling pintar membaca pasar. Mereka mampu mengikuti aturan dan menjaga risiko saat kondisi tidak sesuai rencana.

WeMasterTrade menyediakan jalur program yang perlu dibandingkan berdasarkan target, drawdown, biaya, pembagian profit, aturan trading, dan metode perhitungan risiko.

  • Two-Phase Challenge: verifikasi target profit, biaya, pembagian profit, dan ketentuan terbaru pada halaman resmi sebelum membeli.
  • Instant Funding: ditujukan bagi trader yang ingin memakai akun funded tanpa evaluasi; periksa batas risiko dan syarat payout.

Informasi ukuran akun, scale-up, sertifikasi, pendaftaran, leverage, dan bagi hasil dapat berubah. Cocokkan seluruh klaim dengan halaman legal dan ketentuan program terbaru.

Trading memiliki risiko kerugian. Program funded tidak menjamin profit atau payout. Gunakan dana biaya challenge yang sanggup hilang dan baca semua syarat sebelum mendaftar.

FAQ

Berapa persen risiko ideal per trade untuk funded account?

Rentang konservatif adalah 0,5–1% per trade. Gunakan 0,25–0,5% jika drawdown ketat, strategi memiliki losing streak panjang, atau trader masih menguji konsistensi.

Apakah batas daily loss 5% berarti boleh mengambil risiko 5% per hari?

Tidak. Batas resmi adalah ambang pelanggaran, bukan anggaran risiko. Buat batas pribadi sekitar 1–2% per hari dan sisakan buffer untuk floating loss, spread, komisi, serta slippage.

Apa perbedaan ekuitas dan saldo dalam konteks drawdown?

Saldo mencerminkan hasil posisi yang sudah ditutup. Ekuitas mencakup saldo serta floating profit atau loss. Jika drawdown dihitung berdasarkan ekuitas, posisi terbuka dapat memicu pelanggaran.

Bagaimana rumus menghitung ukuran lot?

Ukuran posisi = nominal risiko ÷ (jarak stop loss × nilai per pip untuk satu lot). Gunakan kalkulator karena nilai pip berbeda menurut instrumen dan mata uang akun.

Apakah rasio risk-reward harus selalu 1:2?

Tidak. Rasio 1:2 berguna sebagai acuan, tetapi strategi tetap dapat profit dengan rasio lain jika win rate dan expectancy setelah biaya positif.

Apakah risiko perlu diturunkan saat mendekati target?

Bisa. Menurunkan risiko menjadi 0,25–0,5% dapat menjaga profit dan mengurangi kemungkinan kehilangan akun menjelang target. Keputusan harus mengikuti data strategi dan batas program.

Bergabunglah dengan Tim Perdagangan
Kami!

Star Star Star Star Star Mitra Transparansi FXVERIFY

Klien diberikan akun yang berisi dana virtual sebagai bagian dari model perdagangan kami yang didanai. Aktivitas perdagangan mereka di akun virtual direplikasi secara real-time oleh algoritma eksklusif kami ke akun perdagangan perusahaan langsung kami, sehingga menghasilkan arus kas aktual.

Penutupan Kinerja Hipotetis

Hasil kinerja hipotetis memiliki banyak keterbatasan yang melekat, beberapa di antaranya dijelaskan di bawah ini. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun kemungkinan akan memperoleh imbalan atau kerugian berbasis kinerja serupa dengan yang ditunjukkan. Seringkali terdapat perbedaan tajam antara hasil kinerja hipotetis dan hasil aktual yang dicapai oleh program perdagangan tertentu. Salah satu keterbatasan hasil kinerja hipotetis adalah bahwa hasil kinerja tersebut umumnya disusun dengan melihat ke belakang. Selain itu, perdagangan hipotetis tidak melibatkan risiko finansial, dan tidak ada catatan perdagangan hipotetis yang dapat sepenuhnya menjelaskan dampak risiko finansial pada perdagangan sebenarnya. Misalnya, kemampuan untuk menahan kerugian atau mematuhi program perdagangan tertentu meskipun mengalami kerugian perdagangan adalah hal yang penting, yang juga dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan sebenarnya. Ada banyak faktor lain yang terkait dengan pasar secara umum atau penerapan program perdagangan tertentu, yang tidak dapat sepenuhnya diperhitungkan dalam penyusunan hasil kinerja hipotetis, dan semuanya dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan. Testimonial yang muncul di situs web ini mungkin tidak mewakili klien atau pelanggan lain dan bukan merupakan jaminan kinerja atau kesuksesan di masa depan.

Pengungkapan Kinerja Hipotetis – Peraturan CFTC 4.41

Hasil perdagangan yang disimulasikan atau hipotetis memiliki keterbatasan yang melekat. Tidak seperti catatan kinerja sebenarnya, catatan tersebut tidak mewakili aktivitas perdagangan nyata dan mungkin dirancang untuk melihat ke belakang. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun akan, atau kemungkinan besar, memperoleh keuntungan atau kerugian serupa dengan yang ditunjukkan atau tersirat.

Pengungkapan Risiko

Ini bukan peluang investasi. Anda tidak menyetor dana apa pun untuk investasi. Kami tidak meminta dana apa pun untuk investasi. Anda tidak akan pernah mempertaruhkan modal Anda sendiri. Tidak ada janji imbalan atau imbalan. Perdagangan mengandung risiko besar dan bukan untuk setiap investor. Seorang investor bisa kehilangan seluruh atau lebih dari investasi awal. Modal risiko adalah uang yang dapat hilang tanpa membahayakan keamanan finansial atau gaya hidup seseorang. Hanya modal risiko yang boleh digunakan untuk perdagangan, dan hanya mereka yang memiliki modal risiko memadai yang boleh mempertimbangkan perdagangan. Kinerja masa lalu belum tentu menunjukkan hasil di masa depan.

Pengungkapan Kompensasi Pelanggan

Semua perdagangan yang disajikan untuk kompensasi pelanggan harus dianggap hipotetis dan tidak diharapkan untuk direplikasi dalam lingkungan simulasi perdagangan. Semua akun dalam program WeMasterTrade dapat mewakili akun perdagangan simulasi. Pembayaran dikumpulkan dan difasilitasi oleh Wecopy Fintech LTD (Nomor Perusahaan: 14905703), 71-75 Shelton Street, Covent Garden, London, Inggris, WC2H 9JQ, bertindak sebagai Agen Pembayaran atas nama WeMasterTrade, dengan entitas yang berlaku ditentukan berdasarkan lokasi pengguna dan metode pembayaran yang dipilih.

Proses Penyelesaian Pengaduan

Jika Anda yakin berhak atas kompensasi karena kesalahan platform atau kerusakan sistem, silakan hubungi [email protected] dalam waktu 7 hari setelah kejadian. Tim kami akan meninjau dan merespons dalam 5 hari kerja. Jika pengaduan tersebut valid, maka kompensasi akan diproses dalam waktu 14 hari kerja.

Kompensasi terbatas pada nilai biaya layanan yang dibayarkan untuk akun yang terkena dampak. WeMasterTrade tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh kondisi pasar, kesalahan pengguna, atau gangguan layanan pihak ketiga.

Negara yang Dibatasi

WeMasterTrade tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Platform Metatrader 5 tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, AS, Kanada, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Chat
Complaint & Review Form