30 Istilah Trading yang Wajib Kamu Kuasai Sebelum Ikut Prop Firm

Last updated: 01/04/2026

Pernah denger cerita trader yang gagal challenge prop firm padahal strategi tradingnya oke?

Bukan karena analisisnya salah. Bukan karena market lagi tidak bersahabat. Tapi karena hal yang lebih “bodoh”: tidak paham istilah di rulebook.

Kedengarannya sepele, kan? Tapi ini lebih sering terjadi dari yang kamu bayangkan.

Mereka tidak paham bedanya balance dan equity. Salah hitung daily drawdown. Tidak tau kalau ada consistency rule. Akhirnya akun di-disqualify padahal masih profit. Ironis banget.

Masalahnya, banyak orang langsung loncat ke prop firm tanpa benar-benar paham apa itu trading dan fondasi dasarnya, makanya ketika ketemu istilah teknis yang lebih kompleks, mereka langsung kewalahan.

Data industri menunjukkan bahwa lebih dari 90% peserta gagal dalam challenge prop firm pertama mereka. Dan sebagian besar bukan karena strategi trading yang buruk, tapi karena kurangnya pemahaman tentang aturan main dan istilah teknis.

Berdasarkan survei dari Traders Union terhadap lebih dari 5.000 trader, 73% kegagalan di fase evaluasi prop firm disebabkan oleh kesalahan non-teknikal seperti salah memahami aturan drawdown, atau kebingungan dengan istilah-istilah yang digunakan.

Artinya, sebelum kamu sibuk nyari strategi, pastikan dulu kamu paham bahasa yang dipakai di dunia prop firm.

Perbedaan Akun Pribadi vs Akun Prop Firm

Aspek
Akun Pribadi
Akun Prop Firm

Sumber Modal
Dana sendiri
Dana perusahaan

Risiko Finansial
100% ditanggung sendiri
Hanya biaya challenge

Potensi Modal
Terbatas tabungan
Bisa kelola $10K – $200K

Aturan Trading
Bebas sesuka hati
Terikat rules ketat

Profit
100% milik sendiri
Dibagi sesuai profit split

Nah, dari tabel ini keliatan kan kenapa prop firm menarik? Modal besar, risiko pribadi kecil.

Tapi ada harganya: kamu harus patuhi aturan ketat. Dan untuk patuhi aturan, kamu harus paham istilah-istilahnya dulu.

Kenapa Wajib Paham Istilah Sebelum Join Prop Firm?

Prop firm menggunakan banyak istilah teknis di rulebook mereka: daily drawdown, max loss, consistency rule, profit target, dan lain-lain.

Masalahnya? Banyak trader yang langsung skip bagian ini. Mereka cuma lihat: “Oh, target profit 8%, gampang lah.”

Padahal di balik angka itu ada aturan detail yang kalau dilanggar, akun langsung gagal.

Contoh kasus nyata:

Trader A profit 10% di minggu pertama. Kelihatannya bagus, kan? Tapi ternyata prop firm-nya punya consistency rule yang mengharuskan profit tersebar merata, bukan dari satu trade besar.

Karena 8% dari profit itu datang dari satu posisi doang, akun Trader A di-disqualify. Padahal udah capek-capek trading seminggu.

Nyesek banget, kan?

Makanya, paham istilah = paham aturan main = peluang lulus lebih besar. Ini bukan cuma soal hafalan. Memahami apa itu trading secara mendalam berarti kamu juga harus paham setiap istilah yang membentuk ekosistemnya.

30 Istilah Trading Wajib Sebelum Join Prop Firm

Sebelum kamu Bertanya “apa itu trading yang sebenarnya?”, jawabannya justru ada di pemahaman istilah-istilah berikut ini.

Buat kamu yang sedang belajar trading dari nol, menguasai istilah-istilah dasar ini adalah fondasi yang gak boleh di-skip.

Istilah Dasar Akun Trading

 30 Istilah Trading Wajib Dikuasai Sebelum Ikut Prop Firm30 Istilah Trading Wajib Dikuasai Sebelum Ikut Prop Firm

  • Balance

Balance adalah saldo akun trading yang tercatat setelah semua posisi tertutup.

Analoginya kayak saldo rekening bank kamu. Angka yang keliatan setelah semua transaksi selesai. Balance jadi dasar perhitungan drawdown di banyak prop firm. Jadi penting banget dipahami.

  • Equity

Equity adalah nilai real-time akun yang sudah memperhitungkan posisi yang masih terbuka (floating profit/loss).

Bedanya sama balance: kalau kamu lagi punya posisi yang floating minus $500, equity kamu = balance – $500.

Ini penting banget! Banyak prop firm menghitung daily drawdown berdasarkan equity, bukan balance. Jadi walau belum close posisi, kalau equity udah sentuh batas, akun bisa langsung gagal.

  • Margin

Margin adalah dana yang “dikunci” broker sebagai jaminan saat kamu buka posisi. Semakin besar lot yang kamu buka, semakin besar margin yang terpakai.

  • Free Margin

Free margin adalah sisa dana yang masih bisa kamu pakai untuk buka posisi baru.

Rumusnya: Free Margin = Equity – Margin Terpakai Kalau free margin terlalu tipis, akun rentan kena margin call saat harga bergerak berlawanan.

  • Leverage

Leverage adalah “pinjaman” dari broker yang bikin kamu bisa kontrol posisi lebih besar dari modal yang tersedia.

Contoh: Leverage 1:100 artinya dengan $1,000, kamu bisa kontrol posisi senilai $100,000.

Kedengarannya enak, kan? Tapi hati-hati.

Laporan regulator keuangan menyoroti bahwa penggunaan leverage berlebihan menjadi penyebab utama likuidasi akun pada sekitar 68% trader ritel.

Leverage itu pedang bermata dua. Bisa memperbesar profit, tapi juga memperbesar loss dengan kecepatan yang sama.

Istilah Volume dan Pergerakan Harga

Memahami cara kerja trading dimulai dari paham satuan-satuan dasar yang dipakai sehari-hari, seperti lot dan pips.

  • Lot

Lot adalah satuan volume transaksi dalam trading.

Di forex:

  • 1 lot standar = 100,000 unit mata uang dasar
  • 0.1 lot (mini lot) = 10,000 unit
  • 0.01 lot (micro lot) = 1,000 unit

Pengaturan lot berhubungan langsung dengan risiko per trade. Ini krusial banget saat ikut challenge prop firm.

  • Pips

Pips adalah satuan terkecil pergerakan harga di forex. Untuk kebanyakan pair, 1 pip = 0.0001 (digit keempat setelah koma).

Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.1000 ke 1.1050 = naik 50 pips.

Trader sering mengukur performa berdasarkan pips karena lebih objektif (tidak tergantung lot size).

  • Spread

Spread adalah selisih antara harga bid (jual) dan ask (beli). Ini “biaya tersembunyi” setiap kamu buka posisi. Semakin ketat spread, semakin bagus.

Untuk scalper dan day trader di prop firm, spread ketat itu penting banget karena mereka buka banyak posisi.

  • Swap

Swap adalah biaya/kredit yang dikenakan kalau posisi kamu menginap melewati satu hari trading.

Trader swing di prop firm perlu perhitungkan swap karena bisa menggerus profit pelan-pelan kalau hold posisi berhari-hari.

Istilah Arah dan Kondisi Market

  • Buy dan Sell

Buy = posisi beli, berharap harga naik Sell = posisi jual, berharap harga turun Ini konsep paling dasar dari apa itu trading. Simpel tapi fundamental.

  • Bullish

Bullish adalah kondisi ketika tren harga cenderung naik. Istilah ini berasal dari banteng (bull) yang menyerang dengan menanduk ke atas. Saat market bullish, trader biasanya cari peluang buy.

  • Bearish

Bearish adalah kebalikannya: tren harga cenderung turun. Istilah ini berasal dari beruang (bear) yang menyerang dengan mencakar ke bawah. Saat market bearish, trader cari peluang sell.

  • Volatilitas

Volatilitas adalah ukuran seberapa besar dan cepat perubahan harga. Market dengan volatilitas tinggi = pergerakan liar, peluang profit besar, tapi risiko juga besar.

Trader prop firm perlu paham volatilitas karena saat market terlalu volatile, risiko kena drawdown meningkat drastis.

Istilah Analisis Teknikal Dasar

Analisis teknikal membantu mencari peluang, sementara risk management menjaga akun tetap bertahan.Analisis teknikal membantu mencari peluang, sementara risk management menjaga akun tetap bertahan.

Skill cara membaca grafik jadi kunci utama buat identifikasi level-level penting seperti support dan resistance.

  • Support

Support adalah area harga yang cenderung menahan penurunan. Di level ini, biasanya banyak buyer masuk sehingga harga memantul ke atas. Trader sering pasang entry buy di sekitar support.

  • Resistance

Resistance adalah kebalikannya: area yang cenderung menahan kenaikan. Di level ini, banyak seller masuk sehingga harga tertahan atau berbalik turun. Trader sering pasang take profit di sekitar resistance.

  • Trend

Trend adalah arah pergerakan harga dominan: naik (uptrend), turun (downtrend), atau menyamping (sideways).

“Trend is your friend” adalah pepatah klasik di trading. Artinya, lebih aman trading searah tren daripada melawan.

  • Moving Average (MA)

Moving Average adalah indikator yang menghitung rata-rata harga dalam periode tertentu.

Fungsinya: membantu identifikasi tren dengan “menghaluskan” pergerakan harga yang berantakan. Banyak sistem trading di prop firm pakai kombinasi MA sebagai filter arah entry.

Istilah Risk Management

Di dunia prop firm forex, risk management bukan cuma saran, tapi kewajiban yang menentukan nasib akun kamu.

  • Stop Loss

Stop loss adalah level harga yang akan menutup posisi otomatis saat market bergerak melawan rencana kamu.

Ini “rem darurat” dalam trading. Wajib dipasang setiap buka posisi. Di prop firm, stop loss berhubungan langsung dengan batas drawdown. Tanpa stop loss yang proper, akun gampang kena limit.

  • Take Profit

Take profit adalah level harga yang akan menutup posisi otomatis saat target keuntungan tercapai.

Fungsinya: menjaga disiplin supaya kamu tidak serakah dan berharap profit lebih gede lagi.

  • Risk Reward Ratio

Risk reward ratio adalah perbandingan antara potensi risiko dan potensi keuntungan dalam satu trade.

Contoh: Risiko $100, target profit $200 = Risk reward 1:2

Rasio sehat biasanya minimal 1:2. Artinya, walau win rate cuma 50%, hasilnya tetap positif dalam jangka panjang.

Istilah Khusus Prop Firm

Nah, ini bagian yang paling krusial. Istilah-istilah ini spesifik untuk prop firm dan sering jadi penyebab kegagalan trader.

  • Drawdown

Drawdown adalah penurunan equity dari puncak tertinggi ke titik lebih rendah karena serangkaian loss.

Contoh: Equity pernah di $10,500, sekarang turun ke $9,800. Drawdown = $700 atau 6.67%.

Prop firm biasanya memberi batas drawdown maksimal yang tidak boleh dilanggar.

  • Daily Drawdown

Daily drawdown adalah batas penurunan maksimal dalam satu hari trading. Di WeMasterTrade, misalnya, Maximum Daily Loss adalah 5%.

Artinya, kalau akun kamu $100,000, maksimal kerugian dalam sehari adalah $5,000. Lebih dari itu = akun gagal.

Statistik internal dari berbagai prop firm besar mencatat bahwa pelanggaran batas drawdown harian menyumbang hampir 50% dari total kegagalan trader dalam fase evaluasi.

  • Maximum Loss (Max Overall Loss)

Maximum loss adalah batas kerugian total yang diizinkan selama challenge atau di akun funded.

Di WeMasterTrade, Maximum Overall Loss adalah 10%. Bedanya sama daily drawdown: ini dihitung dari awal akun, bukan per hari.

  • Profit Target

Profit target adalah jumlah keuntungan (biasanya dalam persen) yang harus tercapai untuk lulus challenge.

Contoh: Phase 1 target 8%, Phase 2 target 6%.

Pahami target ini supaya kamu bisa bikin rencana trading yang realistis. Jangan ngejar target dengan cara gambling.

  • Consistency Rule

Consistency rule adalah aturan yang mengharuskan profit kamu tersebar merata, bukan datang dari satu trade besar.

Beberapa prop firm mengecek apakah ada satu posisi yang menyumbang lebih dari 30-40% total profit. Kalau ada, bisa di-disqualify.

Logikanya: mereka mau trader yang konsisten, bukan yang lucky sekali doang.

Tips: Jaga agar profit harian tidak terlalu timpang. Lebih baik dapat 1-2% sehari selama seminggu daripada 10% di hari pertama terus tidak dapat apa-apa sisanya.

  • Challenge

Challenge adalah tahap evaluasi yang harus kamu lalui sebelum dapat akun funded.

Biasanya ada 2 phase:

  • Phase 1: Target profit lebih tinggi (misal 8%)
  • Phase 2: Target profit lebih rendah (misal 6%)

Kalau lulus dua-duanya, kamu jadi funded trader. Mimpi jadi funded trader Indonesia yang sukses kelola modal besar? Semua dimulai dari lulus challenge ini dulu.

  • Funded Account

Funded account adalah akun trading yang dananya disediakan prop firm setelah kamu lulus challenge. Di tahap ini, kamu trading pakai uang perusahaan dan profit dibagi sesuai kesepakatan.

  • Profit Split

Profit split adalah skema pembagian keuntungan antara trader dan prop firm.

Contoh umum:

  • 70:30 (70% untuk trader, 30% untuk prop firm)
  • 80:20
  • 90:10 (di WeMasterTrade bisa sampai 90% untuk trader)

Semakin tinggi profit split untuk trader, semakin bagus.

  • News Trading

News trading adalah gaya trading yang memanfaatkan rilis berita ekonomi berdampak tinggi (NFP, FOMC, dll).

Banyak prop firm yang membatasi atau melarang trading saat news tertentu karena volatilitas ekstrem bisa menyebabkan slippage besar.

Di WeMasterTrade, news trading dibolehkan, jadi kamu lebih fleksibel.

  • Risk Management

Risk management adalah serangkaian aturan untuk mengontrol kerugian: batas risiko per trade, batas risiko per hari, penempatan stop loss, dll.

Ini bukan cuma istilah, tapi mindset fundamental yang harus kamu punya.

Studi perilaku trader menunjukkan bahwa mereka yang membatasi risiko di bawah 1% per posisi memiliki peluang kelulusan 60% lebih tinggi dibandingkan trader yang mengambil risiko agresif.

Tanpa risk management yang disiplin, semua istilah di atas percuma. Akun tetap akan gagal.

Tabel Ringkasan Istilah Paling Krusial untuk Prop Firm

Istilah
Definisi Simpel
Kenapa Penting di Prop Firm

Equity
Nilai akun real-time (termasuk floating)
Dasar perhitungan drawdown

Daily Drawdown
Batas loss maksimal per hari
Langsung gagal kalau dilanggar

Max Loss
Batas loss total dari awal
Langsung gagal kalau dilanggar

Profit Target
Target profit untuk lulus
Harus tercapai dalam periode tertentu

Consistency Rule
Profit harus tersebar merata
Gagal kalau profit dari 1 trade doang

Stop Loss
Level tutup posisi otomatis saat rugi
Jaga supaya tidak kena drawdown limit

Risk Reward
Perbandingan risiko vs profit
Tentukan kualitas setiap trade

Kesalahan Umum Trader yang Tidak Paham Istilah

Setelah tau 30 istilah di atas, sekarang kita bahas kesalahan yang sering terjadi. Banyak trader merasa sudah paham apa itu trading cuma karena pernah profit sekali-dua kali.

Padahal tanpa pemahaman istilah yang solid, profit itu seringkali cuma keberuntungan sesaat yang gak bisa diulang.

Inilah kenapa cara belajar trading yang benar itu dimulai dari memahami terminologi, bukan langsung loncat ke live account.

  • Tidak Bedain Balance dan Equity

Banyak trader ngira akun masih aman karena lihat balance. Padahal equity udah hampir kena daily drawdown karena floating loss yang gede.

Solusi: Selalu pantau equity, bukan cuma balance.

  • Salah Hitung Drawdown

“Daily drawdown 5% kan? Berarti kalau akun $100K, saya boleh loss $5,000 setiap hari.”

Salah. Daily drawdown biasanya dihitung dari equity tertinggi hari itu, bukan dari balance awal.

Kalau pagi equity kamu naik ke $102,000, maka batas drawdown hari itu adalah $102,000 – 5% = $96,900. Bukan $95,000.

Banyak trader gagal karena salah paham ini.

  • Overlot Karena Modal “Terlihat” Besar

Dapat akun $100,000, langsung buka posisi dengan lot 5.0 karena merasa modalnya gede.

Padahal dengan lot segitu, pergerakan 100 pips aja udah bikin floating $5,000. Langsung kena daily drawdown.

Solusi: Hitung lot berdasarkan risiko per trade (1-2%), bukan berdasarkan “feeling”.

  • Skip Baca Rulebook

“Ah, paling sama kayak prop firm lain.”

Salah besar. Setiap prop firm punya aturan berbeda. Ada yang boleh news trading, ada yang gak. Ada yang punya consistency rule, ada yang gak.

Kalau tidak baca detail, kamu bisa melanggar tanpa sadar.

  • Tidak Paham Volatilitas

Masuk market saat volatilitas lagi ekstrem (news besar, gap weekend) tanpa perhitungan. Hasilnya? Stop loss kena slippage jauh, loss lebih besar dari rencana, langsung kena drawdown limit.

Tips Memulai Trading Aman Sebelum Join Prop Firm

Persiapan yang matang sebelum join prop firm bisa membantu trader mengurangi kesalahan dan menjaga konsistensi.Persiapan yang matang sebelum join prop firm bisa membantu trader mengurangi kesalahan dan menjaga konsistensi.

  • Kuasai Dasar Dulu

Jangan buru-buru join prop firm kalau belum paham apa itu trading secara menyeluruh.

Pelajari:

  • Cara kerja market forex
  • Jam-jam aktif trading
  • Perbedaan instrumen (forex, indeks, komoditas)
  • Semua istilah yang udah dibahas di atas
  • Latihan di Akun Demo Minimal 2-3 Bulan

Uji strategi kamu di akun demo dengan kondisi mirip prop firm:

  • Pakai aturan daily drawdown 5%
  • Pakai aturan max loss 10%
  • Catat semua trade di jurnal

Kalau di demo aja masih sering kena “drawdown”, jangan dulu ikut challenge berbayar.

  • Buat Trading Plan dengan Risk Management Jelas

Sebelum buka posisi, tentukan:

  • Risiko per trade (maksimal 1-2%)
  • Dimana stop loss
  • Dimana take profit
  • Berapa risk reward ratio

Biasakan ini jadi habit sebelum join prop firm.

  • Baca Rulebook Prop Firm dengan Teliti

Sebelum bayar challenge, baca semua aturan:

  • Daily drawdown dihitung dari mana?
  • Max loss dihitung dari mana?
  • Ada consistency rule gak?
  • Boleh news trading gak?
  • Boleh hold overnight gak?

Kalau ada yang tidak jelas, tanya customer support. Jangan asumsi.

  • Pilih Prop Firm yang Kredibel

Cek reputasi, profit split, jenis akun, dan metode payout.

Pilih yang aturannya jelas, transparan, dan mendukung perkembangan trader jangka panjang.

Bergabung dengan komunitas trader Indonesia juga bisa membantu kamu dapat insight dan pengalaman dari trader lain yang sudah lebih dulu terjun.

Kenapa WeMasterTrade Cocok untuk Trader yang Serius?

Setelah kamu paham semua istilah dan siap ikut challenge, pertanyaannya: prop firm mana yang bagus?. Di WeMasterTrade, aturannya dibuat jelas dan transparan:

Aturan yang Mudah Dipahami

  • Maximum Daily Loss: 5%
  • Maximum Overall Loss: 10%
  • Profit Target Phase 1: 8%
  • Profit Target Phase 2: 6%

Semua dijelaskan dengan detail sebelum kamu beli challenge. tidak ada hidden rules.

Fleksibilitas Trading

  • News trading dibolehkan
  • Hold overnight dan weekend boleh
  • Scalping, day trading, swing trading semua boleh

Kamu bebas terapkan strategi yang udah kamu kuasai. Buat yang gak mau ribet lewati fase evaluasi panjang, WeMasterTrade juga punya opsi prop firm instant funding yang langsung kasih akses ke modal tanpa challenge bertahap.

Profit Share Kompetitif

Kamu sudah mulai dapat 30% profit share dari Phase 2. Setelah fully funded, naik hingga 90%.

Biaya Terjangkau

Challenge Package mulai dari $45 untuk akses modal $10,000. Jauh lebih terjangkau dibanding harus trading pakai tabungan sendiri.

Setengah Jalan Menuju Funded

Sekarang kamu udah tau 30 istilah trading yang wajib dikuasai sebelum join prop firm.

Intinya:

  • Istilah seperti equity, daily drawdown, max loss, dan consistency rule langsung mempengaruhi nasib akun kamu
  • Banyak trader gagal bukan karena strategi jelek, tapi karena salah paham aturan
  • Investasikan waktu untuk baca dan pahami rulebook dengan teliti
  • Latihan dulu di demo dengan aturan mirip prop firm
  • Pilih prop firm yang transparan dan aturannya jelas

Untuk kamu yang sudah siap dan ingin memulai perjalanan jadi funded trader, WeMasterTrade bisa jadi pilihan yang tepat. Aturan jelas, profit share kompetitif, dan fleksibilitas trading penuh.

Sebelum memutuskan, pelajari dulu pengalaman trader lain melalui review WeMasterTrade.

Ingat, memahami apa itu trading dan istilah-istilahnya adalah langkah pertama. Langkah selanjutnya adalah praktik dengan disiplin dan risk management yang ketat.

Siap jadi funded trader?

FAQ

Apa saja 30 istilah trading yang harus dikuasai sebelum ikut prop firm?

  • Balance
  • Equity
  • Margin
  • Free Margin
  • Leverage
  • Lot
  • Pips
  • Spread
  • Swap
  • Buy
  • Sell
  • Bullish
  • Bearish
  • Volatilitas
  • Support
  • Resistance
  • Trend
  • Moving Average (MA)
  • Stop Loss
  • Take Profit
  • Risk Reward Ratio
  • Drawdown
  • Daily Drawdown
  • Maximum Loss
  • Profit Target
  • Consistency Rule
  • Challenge
  • Funded Account
  • Profit Split
  • News Trading

Apa itu trading untuk pemula?

Trading adalah aktivitas jual beli instrumen keuangan (forex, saham, crypto) untuk mencari keuntungan dari perubahan harga. Pemula sebaiknya mulai dari belajar dasar dan latihan di akun demo sebelum pakai uang sungguhan.

Istilah prop firm mana yang paling penting dipahami?

Daily drawdown, max loss, profit target, dan consistency rule. Empat istilah ini langsung mempengaruhi apakah akun kamu lulus atau gagal. Salah paham sedikit saja bisa fatal.

Apakah pemula boleh langsung ikut prop firm?

Secara teknis bisa, tapi risiko gagal tinggi kalau belum paham dasar trading dan risk management. Disarankan latihan di demo minimal 2-3 bulan dengan aturan mirip prop firm dulu.

Bergabunglah dengan Tim Perdagangan
Kami!

Star Star Star Star Star Mitra Transparansi FXVERIFY

Ulasan WeMasterTrade Diverifikasi oleh FXVerify

Klien diberikan akun yang berisi dana virtual sebagai bagian dari model perdagangan kami yang didanai. Aktivitas perdagangan mereka di akun virtual direplikasi secara real-time oleh algoritma eksklusif kami ke akun perdagangan perusahaan langsung kami, sehingga menghasilkan arus kas aktual.

Penutupan Kinerja Hipotetis

Hasil kinerja hipotetis memiliki banyak keterbatasan yang melekat, beberapa di antaranya dijelaskan di bawah ini. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun kemungkinan akan memperoleh imbalan atau kerugian berbasis kinerja serupa dengan yang ditunjukkan. Seringkali terdapat perbedaan tajam antara hasil kinerja hipotetis dan hasil aktual yang dicapai oleh program perdagangan tertentu. Salah satu keterbatasan hasil kinerja hipotetis adalah bahwa hasil kinerja tersebut umumnya disusun dengan melihat ke belakang. Selain itu, perdagangan hipotetis tidak melibatkan risiko finansial, dan tidak ada catatan perdagangan hipotetis yang dapat sepenuhnya menjelaskan dampak risiko finansial pada perdagangan sebenarnya. Misalnya, kemampuan untuk menahan kerugian atau mematuhi program perdagangan tertentu meskipun mengalami kerugian perdagangan adalah hal yang penting, yang juga dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan sebenarnya. Ada banyak faktor lain yang terkait dengan pasar secara umum atau penerapan program perdagangan tertentu, yang tidak dapat sepenuhnya diperhitungkan dalam penyusunan hasil kinerja hipotetis, dan semuanya dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan. Testimonial yang muncul di situs web ini mungkin tidak mewakili klien atau pelanggan lain dan bukan merupakan jaminan kinerja atau kesuksesan di masa depan.

Pengungkapan Kinerja Hipotetis – Peraturan CFTC 4.41

Hasil perdagangan yang disimulasikan atau hipotetis memiliki keterbatasan yang melekat. Tidak seperti catatan kinerja sebenarnya, catatan tersebut tidak mewakili aktivitas perdagangan nyata dan mungkin dirancang untuk melihat ke belakang. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun akan, atau kemungkinan besar, memperoleh keuntungan atau kerugian serupa dengan yang ditunjukkan atau tersirat.

Pengungkapan Risiko

Ini bukan peluang investasi. Anda tidak menyetor dana apa pun untuk investasi. Kami tidak meminta dana apa pun untuk investasi. Anda tidak akan pernah mempertaruhkan modal Anda sendiri. Tidak ada janji imbalan atau imbalan. Perdagangan mengandung risiko besar dan bukan untuk setiap investor. Seorang investor bisa kehilangan seluruh atau lebih dari investasi awal. Modal risiko adalah uang yang dapat hilang tanpa membahayakan keamanan finansial atau gaya hidup seseorang. Hanya modal risiko yang boleh digunakan untuk perdagangan, dan hanya mereka yang memiliki modal risiko memadai yang boleh mempertimbangkan perdagangan. Kinerja masa lalu belum tentu menunjukkan hasil di masa depan.

Pengungkapan Kompensasi Pelanggan

Semua perdagangan yang disajikan untuk kompensasi pelanggan harus dianggap hipotetis dan tidak diharapkan untuk direplikasi dalam lingkungan simulasi perdagangan. Semua akun dalam program WeMasterTrade dapat mewakili akun perdagangan simulasi. Pembayaran dikumpulkan dan difasilitasi oleh Wecopy Fintech LTD (Nomor Perusahaan: 14905703), 71-75 Shelton Street, Covent Garden, London, Inggris, WC2H 9JQ, bertindak sebagai Agen Pembayaran atas nama WeMasterTrade, dengan entitas yang berlaku ditentukan berdasarkan lokasi pengguna dan metode pembayaran yang dipilih.

Proses Penyelesaian Pengaduan

Jika Anda yakin berhak atas kompensasi karena kesalahan platform atau kerusakan sistem, silakan hubungi [email protected] dalam waktu 7 hari setelah kejadian. Tim kami akan meninjau dan merespons dalam 5 hari kerja. Jika pengaduan tersebut valid, maka kompensasi akan diproses dalam waktu 14 hari kerja.

Kompensasi terbatas pada nilai biaya layanan yang dibayarkan untuk akun yang terkena dampak. WeMasterTrade tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh kondisi pasar, kesalahan pengguna, atau gangguan layanan pihak ketiga.

Negara yang Dibatasi

WeMasterTrade tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Platform Metatrader 5 tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, AS, Kanada, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Chat
Complaint & Review Form