Memahami Cara Kerja Spread dalam Trading dan Pengaruhnya ke Profit

Last updated: 22/04/2026

Pernah mengalami situasi ini? Kamu baru saja klik tombol “Buy”, tapi posisi langsung menunjukkan angka merah. Padahal harga belum bergerak sama sekali.

Banyak trader pemula panik melihat ini dan mengira ada yang salah dengan platform atau broker mereka. Padahal, dalam cara kerja trading forex, kondisi ini adalah mekanisme yang sepenuhnya normal dan disebut spread.

Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Dalam praktiknya, spread menjadi biaya awal yang langsung memengaruhi hasil trading sejak posisi dibuka. Karena itu, memahami cara kerja spread penting untuk trader pemula maupun trader aktif.

Secara umum, spread pada pasangan mayor seperti EUR/USD cenderung kecil saat pasar likuid, lalu bisa melebar saat volatilitas tinggi, pergantian sesi, atau rilis news besar. Bagi trader dengan frekuensi entry tinggi, selisih kecil ini bisa terakumulasi menjadi biaya besar dalam jangka panjang.

Bayangkan kamu adalah scalper yang melakukan 10 transaksi per hari dengan spread rata-rata 3 pips. Dalam sehari saja, kamu sudah “kehilangan” 30 pips hanya untuk biaya spread. Kalau dihitung dengan lot 0.1, nilainya bisa menjadi biaya yang cukup terasa dalam sebulan.

Apa Itu Spread dalam Trading?

Spread adalah selisih antara harga ask (beli) dan harga bid (jual) suatu aset. Ini merupakan biaya transaksi utama yang menjadi keuntungan broker sekaligus “tiket masuk pasar” yang harus kamu bayar setiap membuka posisi.

Contoh:

  • Harga Ask EUR/USD: 1.1005 (harga untuk membeli)
  • Harga Bid EUR/USD: 1.1003 (harga untuk menjual)
  • Spread: 2 pips (selisih 0.0002)

Saat kamu klik tombol “Buy” di harga 1.1005, posisi langsung dimulai dengan minus 2 pips. Harga harus bergerak naik minimal 2 pips dulu agar posisi mencapai break even. Setelah melewati titik itu, barulah posisi mulai profit.

Analoginya sederhana: seperti money changer yang memberikan kurs berbeda untuk beli dan jual. Selisih itulah keuntungan mereka. Di trading, prinsipnya sama persis dan ini adalah salah satu konsep paling dasar yang perlu dipahami saat kamu baru belajar apa itu trading.

Cara Menghitung Biaya Spread Sebelum Entry

Banyak trader sudah paham konsep spread secara teori, tapi jarang yang benar-benar menghitungnya sebelum membuka posisi. Padahal, kebiasaan ini bisa mengubah cara kamu menilai kualitas sebuah setup.

Rumusnya sederhana:

Biaya Spread = Spread (pip) × Nilai per Pip × Jumlah Lot

Untuk EUR/USD dengan lot 0.1:

  • 1 pip umumnya bernilai sekitar $1
  • Jika spread 2 pip, maka biaya spread sekitar $2

Nilainya mungkin terlihat kecil untuk satu transaksi. Tapi jika dikalikan puluhan entry per bulan, total biaya spread bisa sangat memengaruhi profit bersih, apalagi bila masih ditambah komisi atau swap.

Kebiasaan menghitung ini juga membantumu menilai apakah sebuah setup layak diambil. Misalnya, kamu melihat potensi profit 10 pips, tapi spread sedang melebar ke 6 pips.

Artinya, risk/reward kamu sudah terdistorsi sebelum posisi berjalan. Setup yang secara teknikal terlihat bagus bisa menjadi tidak efisien hanya karena timing-nya salah.

Satu pertanyaan sederhana yang wajib kamu tanyakan sebelum entry: “Berapa spread saat ini, dan apakah target profit saya cukup jauh untuk mengabsorb biaya ini?” Kalau jawabannya tidak, tunggu kondisi yang lebih optimal.

Cara Kerja Spread dalam Sistem Trading

Berikut alur bagaimana spread bekerja dalam setiap transaksi:

  1. Trader membuka posisi (buy atau sell)
  2. Broker mengeksekusi transaksi di harga bid atau ask
  3. Spread otomatis menjadi biaya awal sehingga posisi langsung minus
  4. Harga harus bergerak melewati spread agar mulai profit

Dampak spread berbeda-beda tergantung gaya trading:

  • Scalping

Sangat sensitif terhadap spread. Jika target profit hanya 5-10 pips, spread 2-3 pips sudah memakan porsi besar dari potensi hasil.

  • Day Trading

Masih cukup sensitif karena frekuensi transaksi relatif tinggi dan target per posisi tidak terlalu lebar.

  • Swing Trading

Relatif lebih tahan terhadap spread. Target 50-100+ pips membuat dampak spread 2-3 pips terasa lebih kecil secara proporsional.

Semakin sering kamu memakai strategi scalping terbaik, semakin besar akumulasi biaya spread. Ini kenapa disiplin dan selektif dalam memilih entry sangat penting.

Perbandingan Dampak Spread terhadap Profit

Untuk memahami betapa signifikannya spread, perhatikan ringkasan berikut:

Skenario Trading Spread Normal Spread Melebar Dampak ke Profit
Buy EUR/USD, target 20 pips Spread kecil: profit bersih lebih efisien Spread besar: profit bersih turun tajam Target yang sama bisa menghasilkan hasil akhir yang jauh berbeda
Scalping 10x/hari, lot 0.1 Biaya transaksi akumulatif cepat naik Saat spread melebar, biaya bisa berlipat Gaya trading ini paling sensitif terhadap spread
100 transaksi/bulan, 1 lot Selisih 1 pip saja bisa jadi besar dalam sebulan Semakin sering entry, semakin besar efek akumulasi Pemilihan broker dan jam trading jadi sangat penting
Swing trading, target 100 pips Spread kecil tetap terasa, tetapi proporsinya lebih ringan Saat spread melebar, efeknya masih lebih kecil dibanding scalping Dampak relatif lebih minimal

Dari gambaran di atas, terlihat jelas bahwa scalper dan day trader paling terdampak oleh spread. Sementara swing trader dengan target profit lebih besar relatif lebih tahan.

Hal ini juga relevan dalam evaluasi akun prop firm, karena efisiensi entry dan biaya transaksi ikut memengaruhi konsistensi hasil trading.

Jenis-Jenis Spread yang Perlu Kamu Ketahui

Fixed Spread

Fixed spread memiliki nilai yang tidak berubah meskipun kondisi pasar sedang volatil. Biasanya nilainya lebih tinggi dibanding floating spread saat kondisi pasar normal.

  • Kelebihan: Dapat diprediksi, mudah menghitung biaya transaksi di awal.
  • Kekurangan: Biasanya lebih tinggi dari floating spread saat kondisi market normal.

Cocok untuk pemula yang butuh kepastian biaya, atau trader paruh waktu yang tidak bisa memantau market terus-menerus.

Variable/Floating Spread

Floating spread berubah-ubah tergantung likuiditas dan jam pasar:

  • Saat normal: Bisa sangat kecil, terutama pada major pairs
  • Saat volatilitas tinggi: Bisa melebar drastis saat news besar atau pembukaan/penutupan pasar

Dalam kondisi overlap sesi London dan New York, spread pada pasangan mayor umumnya lebih rendah dibanding sesi yang lebih sepi. Inilah sebabnya banyak trader intraday memilih jam dengan likuiditas tinggi untuk menekan biaya entry.

Kondisi ini sering dimanfaatkan dalam strategi scalping untuk meningkatkan efisiensi entry.

Sebaliknya, pada sesi yang lebih sepi seperti awal sesi Asia, spread bisa cenderung lebih lebar sehingga kurang ideal untuk strategi dengan target kecil.

Cocok untuk trader berpengalaman, termasuk funded trader Indonesia, yang paham penentuan waktu masuk pasar dan bisa menghindari periode spread melebar.

cara kerja spread dampak profit trading 1Jenis-Jenis Spread yang Perlu Kamu Ketahui

Faktor yang Mempengaruhi Spread

Likuiditas Pasar

Instrumen dengan likuiditas tinggi memiliki spread lebih rendah karena lebih banyak buyer dan seller aktif pada saat yang sama.

Pasangan mayor seperti EUR/USD, USD/JPY, dan GBP/USD umumnya punya spread lebih ketat dibanding exotic pairs. Sebaliknya, instrumen yang likuiditasnya rendah cenderung memiliki spread lebih lebar.

Jam Perdagangan

Spread berfluktuasi signifikan berdasarkan sesi trading:

  • Spread sempit: Saat overlap sesi London dan New York karena volume transaksi tinggi
  • Spread melebar: Awal sesi Asia, pergantian sesi, rollover, atau kondisi pasar sepi

Volatilitas dan News

Rilis berita ekonomi penting seperti Non-Farm Payrolls (NFP), keputusan suku bunga, atau data GDP bisa membuat spread melebar beberapa kali lipat dari kondisi normal.

Karena itu, trader jangka pendek perlu ekstra hati-hati beberapa menit sebelum dan sesudah news berdampak tinggi.

Model Bisnis Broker

  • ECN/STP Broker: Spread lebih rendah, tetapi biasanya ada komisi terpisah. Total biaya bisa lebih efisien untuk trader aktif.
  • Market Maker: Fixed spread cenderung lebih tinggi tanpa komisi terpisah. Lebih mudah diprediksi untuk perencanaan biaya.

Perhitungan Dampak Spread yang Sering Diabaikan

Contoh: Scalper Aktif

Seorang scalper trading 10 kali per hari dengan spread rata-rata 3 pips:

  • Biaya harian: 10 × 3 = 30 pips
  • Dengan lot 0.1, biaya ini bisa menjadi signifikan
  • Dalam sebulan, totalnya dapat memotong sebagian besar profit jika kualitas entry tidak ketat

Contoh: Perbandingan Broker

  • Perbandingan spread kompetitif vs spread lebih tinggi
  • Selisih 1 pip terdengar kecil, tetapi efeknya besar pada frekuensi trading tinggi
  • Semakin besar lot dan semakin sering transaksi, semakin besar pengaruhnya
  • Karena itu, trader aktif perlu membandingkan total cost, bukan hanya angka spread

Dalam jangka panjang, perbedaan spread kecil sekalipun bisa memengaruhi profitabilitas secara nyata. Inilah mengapa memilih platform dengan spread kompetitif seperti di WeMasterTrade dapat berdampak langsung pada efisiensi trading.

Contoh: Spread Melebar Saat News

  • Kondisi normal: Target profit masih masuk akal terhadap biaya entry
  • Saat news: Spread bisa melebar tajam sehingga rasio profit bersih menurun
  • Dampaknya: Timing entry menjadi sangat menentukan

Strategi Meminimalkan Dampak Spread

Pilih Broker dengan Spread Kompetitif dan Teregulasi

Jangan tergiur spread super kecil dari broker yang tidak jelas reputasinya. Keamanan dana jauh lebih penting daripada sekadar hemat sedikit spread.

cara kerja spread dampak profit trading 3Pilih Broker dengan Spread Kompetitif dan Teregulasi

Terutama bagi trader yang memanfaatkan instant funding, karena konsistensi biaya sangat memengaruhi kelolosan dan performa akun.

Kriteria broker yang baik:

  • Teregulasi oleh otoritas terpercaya
  • ECN/STP dengan spread transparan
  • Rekam jejak payout yang konsisten

Kami menyediakan kondisi trading dengan spread kompetitif melalui platform MetaTrader 5. Sistem kami dirancang untuk memberikan eksekusi optimal tanpa konflik kepentingan.

Trading di Waktu Optimal

  • Best time: Overlap London-New York, saat volume tinggi dan spread cenderung lebih kompetitif.
  • Avoid: Akhir pekan, early morning Asia, dan masa pergantian sesi.
  • Hindari 5-10 menit sebelum dan sesudah rilis berita ekonomi penting.

Fokus pada Instrumen Likuid

  • Major pairs (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY): biasanya spread paling ketat
  • Minor pairs (EUR/GBP, AUD/NZD): spread cenderung lebih lebar dari major
  • Exotic pairs (USD/TRY, EUR/ZAR): spread jauh lebih besar, kurang cocok untuk scalping

Sesuaikan Timeframe dengan Gaya Trading

Jika spread menjadi masalah signifikan, pertimbangkan untuk menggunakan timeframe lebih besar:

  • Scalping M1-M5: Sangat sensitif terhadap spread
  • Day trading H1-H4: Cukup sensitif
  • Swing trading H4-Daily: Dampak spread minimal karena target profit jauh lebih besar

Gunakan Tools Modern

  • Kalender ekonomi: Pantau jadwal rilis berita besar untuk menghindari periode spread melebar
  • Pemantau spread: Perangkat untuk memantau spread secara langsung
  • Jurnal trading: Catat biaya spread per transaksi untuk evaluasi

Bagaimana Spread Bekerja di WeMasterTrade?

Kami memahami bahwa biaya trading sangat mempengaruhi profitabilitas jangka panjang. Karena itu, kami menyediakan kondisi trading yang optimal:

  • Leverage hingga 1:100: Fleksibilitas untuk berbagai strategi trading
  • Platform MetaTrader 5: Eksekusi cepat dengan spread kompetitif
  • Beragam instrumen: forex, indeks, energi, dan saham dengan spread bervariasi sesuai likuiditas masing-masing
  • Risk management built-in: Maximum Daily Loss 5% dan Maximum Overall Loss 10% untuk melindungi modal

Dengan Challenge Package mulai dari $45 atau prop firm instant funding untuk trader berpengalaman, kamu bisa mengakses modal hingga $200,000 dan fokus pada strategi trading tanpa khawatir soal modal awal yang besar.

Tips untuk Trader yang Sibuk

cara kerja spread dampak profit trading 2Tips untuk Trader yang Sibuk

Bagi kamu yang trading sambil bekerja atau memiliki tanggung jawab keluarga, tantangan terbesar bukan hanya soal strategi, tapi soal efisiensi waktu dan ketenangan mental.

Spread yang tidak dikelola dengan baik bisa memperburuk kedua hal ini sekaligus, karena setiap keputusan yang terburu-buru cenderung mengabaikan biaya transaksi yang seharusnya sudah diperhitungkan.

Mulai dengan demo account sebelum terjun ke akun nyata. Observasi bagaimana spread berubah di berbagai kondisi pasar dan jadikan temuanmu sebagai jadwal trading harian yang konsisten.

Kebiasaan ini adalah bagian dari cara belajar trading yang aman dan terukur, terutama bagi kamu yang tidak punya banyak waktu untuk “trial and error” dengan uang nyata.

Beberapa hal praktis yang bisa langsung kamu terapkan:

  • Catat spread di jam yang sama selama seminggu
  • Set alarm 30 menit sebelum overlap London-New York
  • Hindari membuka posisi dalam 10 menit sebelum dan sesudah rilis berita besar
  • Gunakan lot 0.01–0.1 saat masih beradaptasi

Ada satu aspek yang sering luput dari diskusi soal spread, yaitu sisi psikologisnya. Melihat posisi langsung merah begitu dibuka adalah pengalaman yang tidak nyaman, bahkan bagi trader yang secara intelektual sudah paham bahwa itu normal.

Otak kita cenderung menginterpretasikan angka merah sebagai sinyal bahaya, yang memicu dorongan untuk segera menutup posisi, padahal setup-nya masih valid.

Kondisi ini dikenal sebagai premature exit bias: kamu keluar terlalu cepat bukan karena analisis berubah, tapi karena ketidaknyamanan emosional.

Cara terbaik melawannya adalah dengan membangun ekspektasi yang akurat sebelum entry, ucapkan secara eksplisit ke dirimu sendiri: “Posisi ini akan mulai dari minus X pips, dan itu sudah saya perhitungkan.”

Latihan sederhana ini memindahkan respons emosional menjadi keputusan yang sudah diantisipasi, bukan kejutan.

Pertimbangkan juga untuk beralih ke swing trading dengan timeframe H4 hingga Daily. Dengan target profit yang lebih besar, dampak spread menjadi jauh lebih minimal dan kamu tidak perlu menatap layar berjam-jam.

Berikut perbandingan singkat gaya trading berdasarkan kecocokan untuk trader sibuk:

  • Scalping (M1–M5): Butuh fokus penuh dan sangat sensitif terhadap spread
  • Day Trading (H1): Bisa, tapi perlu blok waktu khusus tanpa gangguan
  • Swing Trading (H4–Daily): Paling cocok, cukup cek chart 1–2x sehari, dampak spread minimal

Trader yang berhasil di prop firm biasanya bukan yang paling banyak membuka posisi, tapi yang paling selektif dan tenang dalam mengeksekusi rencana. Dengan ritme hidup yang padat, justru swing trading memberimu keunggulan karena kamu dipaksa hanya mengambil setup terbaik.

Cara Mengatur Spread di MT5 untuk Pemula

Trader Indonesia juga sering mencari cara memantau spread secara real-time di MT5. MetaTrader 5 menyediakan beberapa cara mudah untuk melihat spread di platform:

1. Menampilkan Spread di Kolom Market Watch

Cara termudah adalah mengaktifkan kolom Spread di Market Watch:

  • Klik kanan di area Market Watch
  • Pilih “Spread” dari menu yang muncul
  • Spread tiap instrumen akan muncul sebagai kolom terpisah

2. Melihat Spread Saat Membuka Order

Saat kamu membuka jendela New Order, MT5 menampilkan harga Bid dan Ask secara jelas. Selisih antara keduanya adalah spread saat itu juga.

3. Menggunakan Indikator Spread di Chart

MT5 memiliki indikator Spread bawaan yang bisa ditambahkan ke chart:

  • Drag & drop indikator “Spread” dari Navigator ke chart kamu
  • Indikator ini menampilkan spread di jendela terpisah di bawah chart
  • Warna dan ukuran bisa diatur di pengaturan indikator

4. Menambahkan Kolom Spread di Terminal

Di bagian bawah MT5, tab “Trade” menampilkan posisi terbuka. Kamu bisa menambahkan kolom “Spread” untuk memantau spread pada posisi yang sedang berjalan.

Dengan mengetahui cara memantau spread ini, kamu bisa menghindari entry di saat spread sedang melebar — keterampilan penting dalam belajar trading yang efisien dan hemat biaya.

Normal Spread untuk Berbagai Pasangan Mata Uang

Banyak pemula bertanya, berapa sih normal spread yang wajar? Patokannya bergantung pada broker, jenis akun, instrumen, dan kondisi pasar. Secara umum:

Pasangan Spread Normal Kategori
EUR/USD Paling rendah pada kondisi likuid Sangat Likuid
GBP/USD Rendah hingga moderat Likuid Tinggi
USD/JPY Rendah Likuid Tinggi
AUD/USD Moderat Moderat
XAU/USD (Emas) Lebih lebar dibanding forex mayor Volatil
US30 (Indeks) Bervariasi tergantung sesi Moderat
Exotic Pairs Cenderung sangat lebar Rendah Likuiditas

Data ini penting dipahami saat kamu belajar trading. Memilih instrumen dengan spread rendah sejak awal bisa membantu menekan biaya transaksi dan membuat evaluasi strategi lebih akurat.

Apa Arti Spread 0.3 dalam Trading?

Salah satu pertanyaan umum adalah apa arti spread 0.3. Spread 0.3 berarti selisih antara harga Bid dan Ask adalah 0.3 pip. Angka ini biasanya muncul pada akun ECN atau raw spread untuk pasangan major saat likuiditas tinggi.

Contoh konkret:

  • Bid EUR/USD: 1.10000
  • Ask EUR/USD: 1.10003
  • Spread: 0.3 pip = 0.00003

Dengan spread serendah ini, biaya masuk pasar menjadi lebih kecil. Ini ideal untuk strategi scalping dan day trading yang mengejar target pendek. Namun perlu diingat, spread rendah seperti ini tidak selalu tersedia sepanjang hari dan sering kali disertai komisi terpisah.

Memahami bahwa biaya spread adalah bagian dari manajemen risiko akan membantumu menentukan target take profit, stop loss, dan waktu entry dengan lebih realistis.

Kesimpulan

Spread bukan musuh, tapi biaya natural dalam trading yang harus dipahami dan dikelola dengan baik. Semakin pendek target profit dan semakin sering kamu entry, semakin besar pengaruh spread terhadap hasil akhir.

Dengan memilih broker yang tepat, trading di waktu yang lebih likuid, memakai instrumen yang sesuai, dan menghitung spread sebelum entry, kamu bisa meminimalkan dampaknya secara signifikan.

FAQ

Apa itu spread dalam trading forex?

Spread adalah selisih antara harga Bid (jual) dan Ask (beli) suatu instrumen. Ini merupakan biaya transaksi utama yang otomatis terpotong begitu kamu membuka posisi. Semakin kecil spread, semakin efisien biaya trading kamu.

Bagaimana cara melihat spread di MT5?

Ada tiga cara umum: aktifkan kolom Spread di Market Watch, lihat selisih harga Bid/Ask di jendela New Order, atau gunakan indikator Spread bawaan MT5 di chart.

Berapa spread normal untuk EUR/USD?

Pada kondisi pasar likuid dan akun spread rendah, EUR/USD biasanya memiliki spread paling kecil dibanding banyak pasangan lain. Angka pastinya tetap bergantung pada broker, jenis akun, dan jam trading.

Kapan spread paling lebar dalam sehari?

Spread paling lebar biasanya terjadi saat pasar sepi, pergantian sesi, rollover, awal sesi Asia, dan menjelang atau sesudah rilis berita ekonomi berdampak tinggi seperti NFP atau FOMC.

Apakah spread 0.3 itu bagus?

Ya, spread 0.3 tergolong rendah dan sangat baik untuk trader jangka pendek. Namun kamu juga perlu melihat apakah ada komisi tambahan pada jenis akun tersebut.

Apa beda spread tetap (fixed) dan spread mengambang (floating)?

Fixed spread tidak berubah dalam kondisi normal broker, sehingga lebih mudah diprediksi. Floating spread berubah sesuai likuiditas dan volatilitas pasar, biasanya lebih murah saat pasar ramai tetapi bisa melebar saat news.

Poin penting yang perlu diingat:

  • Spread langsung mengurangi profit sejak posisi dibuka
  • Scalper dan day trader paling sensitif terhadap spread
  • Major pairs dan jam pasar likuid biasanya memberi spread lebih rendah
  • Broker teregulasi dengan biaya transparan lebih baik untuk konsistensi jangka panjang

Memahami spread adalah bagian dari trading yang terukur, realistis, dan berkelanjutan. Setiap pip berarti, dan efisiensi kecil yang konsisten bisa memberi perbedaan besar dalam jangka panjang.

Siap memulai trading dengan kondisi yang lebih terukur? Kami menyediakan akses modal hingga $200.000 dengan spread kompetitif, platform MetaTrader 5, dan sistem perlindungan risiko bawaan yang aktif sejak hari pertama.

Mulai dari Challenge Package $45 atau langsung ke Instant Funding, pilih jalur yang paling sesuai dengan kesiapan kamu sekarang.

Bergabunglah dengan Tim Perdagangan
Kami!

Star Star Star Star Star Mitra Transparansi FXVERIFY

Ulasan WeMasterTrade Diverifikasi oleh FXVerify

Klien diberikan akun yang berisi dana virtual sebagai bagian dari model perdagangan kami yang didanai. Aktivitas perdagangan mereka di akun virtual direplikasi secara real-time oleh algoritma eksklusif kami ke akun perdagangan perusahaan langsung kami, sehingga menghasilkan arus kas aktual.

Penutupan Kinerja Hipotetis

Hasil kinerja hipotetis memiliki banyak keterbatasan yang melekat, beberapa di antaranya dijelaskan di bawah ini. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun kemungkinan akan memperoleh imbalan atau kerugian berbasis kinerja serupa dengan yang ditunjukkan. Seringkali terdapat perbedaan tajam antara hasil kinerja hipotetis dan hasil aktual yang dicapai oleh program perdagangan tertentu. Salah satu keterbatasan hasil kinerja hipotetis adalah bahwa hasil kinerja tersebut umumnya disusun dengan melihat ke belakang. Selain itu, perdagangan hipotetis tidak melibatkan risiko finansial, dan tidak ada catatan perdagangan hipotetis yang dapat sepenuhnya menjelaskan dampak risiko finansial pada perdagangan sebenarnya. Misalnya, kemampuan untuk menahan kerugian atau mematuhi program perdagangan tertentu meskipun mengalami kerugian perdagangan adalah hal yang penting, yang juga dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan sebenarnya. Ada banyak faktor lain yang terkait dengan pasar secara umum atau penerapan program perdagangan tertentu, yang tidak dapat sepenuhnya diperhitungkan dalam penyusunan hasil kinerja hipotetis, dan semuanya dapat berdampak buruk pada hasil perdagangan. Testimonial yang muncul di situs web ini mungkin tidak mewakili klien atau pelanggan lain dan bukan merupakan jaminan kinerja atau kesuksesan di masa depan.

Pengungkapan Kinerja Hipotetis – Peraturan CFTC 4.41

Hasil perdagangan yang disimulasikan atau hipotetis memiliki keterbatasan yang melekat. Tidak seperti catatan kinerja sebenarnya, catatan tersebut tidak mewakili aktivitas perdagangan nyata dan mungkin dirancang untuk melihat ke belakang. Tidak ada pernyataan yang dibuat bahwa akun mana pun akan, atau kemungkinan besar, memperoleh keuntungan atau kerugian serupa dengan yang ditunjukkan atau tersirat.

Pengungkapan Risiko

Ini bukan peluang investasi. Anda tidak menyetor dana apa pun untuk investasi. Kami tidak meminta dana apa pun untuk investasi. Anda tidak akan pernah mempertaruhkan modal Anda sendiri. Tidak ada janji imbalan atau imbalan. Perdagangan mengandung risiko besar dan bukan untuk setiap investor. Seorang investor bisa kehilangan seluruh atau lebih dari investasi awal. Modal risiko adalah uang yang dapat hilang tanpa membahayakan keamanan finansial atau gaya hidup seseorang. Hanya modal risiko yang boleh digunakan untuk perdagangan, dan hanya mereka yang memiliki modal risiko memadai yang boleh mempertimbangkan perdagangan. Kinerja masa lalu belum tentu menunjukkan hasil di masa depan.

Pengungkapan Kompensasi Pelanggan

Semua perdagangan yang disajikan untuk kompensasi pelanggan harus dianggap hipotetis dan tidak diharapkan untuk direplikasi dalam lingkungan simulasi perdagangan. Semua akun dalam program WeMasterTrade dapat mewakili akun perdagangan simulasi. Pembayaran dikumpulkan dan difasilitasi oleh Wecopy Fintech LTD (Nomor Perusahaan: 14905703), 71-75 Shelton Street, Covent Garden, London, Inggris, WC2H 9JQ, bertindak sebagai Agen Pembayaran atas nama WeMasterTrade, dengan entitas yang berlaku ditentukan berdasarkan lokasi pengguna dan metode pembayaran yang dipilih.

Proses Penyelesaian Pengaduan

Jika Anda yakin berhak atas kompensasi karena kesalahan platform atau kerusakan sistem, silakan hubungi support@wemastertrade.com dalam waktu 7 hari setelah kejadian. Tim kami akan meninjau dan merespons dalam 5 hari kerja. Jika pengaduan tersebut valid, maka kompensasi akan diproses dalam waktu 14 hari kerja.

Kompensasi terbatas pada nilai biaya layanan yang dibayarkan untuk akun yang terkena dampak. WeMasterTrade tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diakibatkan oleh kondisi pasar, kesalahan pengguna, atau gangguan layanan pihak ketiga.

Negara yang Dibatasi

WeMasterTrade tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Platform Metatrader 5 tidak menyediakan layanan akun perdagangan untuk penduduk Vietnam, AS, Kanada, Israel, Rusia, Korea Utara, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Chat
Complaint & Review Form